Bagaimana cara memasang ubin agar tidak bergeser? Apakah membutuhkan
perekat keramik atau ada teknik khusus yang harus dilakukan? Memasang ubin di
lantai memang tidak boleh Anda lakukan sembarangan. Salah sedikit saja, posisinya
pasti tidak presisi dan ubin tersebut akan mudah tergeser ketika Anda injak.
Hal ini tentu saja menimbulkan bahaya. Ubin yang sedikit terangkat atau bergeser
akan membuat permukaan lantai tidak rata. Siapapun yang melewatinya pasti bisa
tersandung sehingga mengakibatkan cedera.
Langkah Pasang Ubin Agar Tidak Bergeser
Supaya ubin atau keramik yang Anda pasang tidak bergeser, kuncinya ada di
permukaan, pemilihan perekat yang tepat, dan teknik pemasangan yang benar.
Berikut ini penjelasan selengkapnya.
1. Mempersiapkan Material
Langkah pertama, persiapkan material yang dibutuhkan untuk memasang ubin
seperti keramik, semen, porselen, marmer, granit, dan batu kapur. Pastikan semua
materialnya berkualitas tinggi agar tidak cepat rusak setelah terpasang. Selain itu,
perhitungkan juga banyak material yang dibutuhkan. Anda harus memperhitungkan
luas ruangan yang akan dipasang keramik.
2. Memotong Ubin
Setelah semua alat dan bahan sudah Anda siapkan, sekarang mulai potong ubin
atau keramik yang akan Anda pasang di lantai. Pemotongan ubin bisa
menggunakan berbagai jenis pemotong sesuai pemakaiannya.Anda bisa
menggunakan pemotong ubin manual jika ingin memotong ubin yang lurus tanpa
ada lengkungan di pinggirnya. Gerinda sudut dapat Anda gunakan untuk memotong
ubin secara lurus, melengkung, atau tidak beraturan.
Sementara itu, gergaji basah Anda gunakan untuk memotong keramik yang secara
presisi dan halus. Alat ini menjadi pemotong ubin yang paling serbaguna jika
dibandingkan dengan lainnya.
3. Menyiapkan Permukaan Dasar (Substrat)
Siapkan substrat atau permukaan dasar yang nantinya akan menjadi tempat Anda
memasang keramik tersebut. Pastikan permukaannya benar-benar rata, bersih, dan
kering. Anda dapat menggunakan screed atau campuran seme dan pasir untuk
meratakan permukaan. Sementara itu, tingkat kerataan bisa Anda periksa
menggunakan waterpass.
4. Menggunakan Perekat yang Tepat
Ketika Anda akan merekatkan ubin ke permukaan lantai, sebaiknya tidak
menggunakan semen biasa tetapi perekat khusus ubin. Perekat khusus ini memiliki
daya rekat yang jauh lebih kuat. Gunakan roskam bergerigi untuk menyebarkan
perekat di permukaan secara merata dengan ketebalan konsisten. Oleskan lapisan
perekat merata di bagian belakang ubin untuk memastikan daya rekat tinggi dan
mencegah rongga udara.
5. Memasang Ubin
Setelah ukuran ubin sudah presisi dan sudah menyiapkan perekat dengan cara yang
benar, Anda bisa memasang ubin tersebut. Untuk memastikan semua ubin
terpasang tanpa ada lippage, Anda dapat menggunakan sistem perata ubin. Setelah
ubin berhasil Anda pasang, hilangkan udara yang terperangkap di antara ubin dan
permukaan dasar menggunakan palu karet atau alat vibrator untuk ubin berukuran
besar.
6. Pengeringan
Biarkan perekat mengering selama beberapa waktu. Ingat, jangan sampai Anda
injak atau Anda berikan beban. Setelah kering, isi celah dengan mortar nat
menggunakan grout float. Setelah itu, bersihkan sisa nat, lalu biarkan nat mengering.
Itulah dia langkah-langkah pasang ubin agar tidak bergeser. Semoga bisa
membantu Anda!
